Cegah Banjir, Masyarakat Gelar Kerja Bakti

Menghadapi musim hujan, kepolisian bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan.

Hal serupa juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Redeb Bripka Suratoyo bersama Babinsa dan warga Kelurahan Gunung Panjang. Mereka bersama-sama membersihkan parit-parit yang ada di kelurahan tersebut, Minggu (02/2/2020).

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo melalui Kapolsek Tanjung Redeb Iptu Rakhmat Wiwid Dianto mengatakan kerja bakti tersebut untuk mengantisipasi meluapnya air saat hujan karena parit yang tersumbat.

“Kami bekerja sama dengan Babinsa dan masyarakat sekitar membersihkan parit dan lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya banjir, terutama di musim hujan ini,” ujarnya.

Lanjutnya, selain di Gunung Panjang, kerja bakti juga dilakukan ditempat lainnya di Tanjung Redeb.

Dalam 14 Hari, Polres Berau Amankan 15 Ton BBM Illegal

Polresberau.net – Menyikapi maraknya penyalahgunaan tata niaga BBM, membuat Polres Berau dan Polsek jajaran bergerak cepat.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan BBM ini ada yang digunakan untuk keperluan pribadi, ditimbun maupun di jual kembali ke masyarakat.

“Ada 14.725 liter BBM jenis solar dan premium yang berhasil kami amankan. Ini juga berkat kerjasama dengan Polsek jajaran” ujar AKP Rengga kepada wartawan di Ruang Konferensi Pers Polres Berau, Selasa (28/1/2020).

BBM tersebut didapat dari 13 kasus berbeda dan dari 14 tersangka yang tersebar di wilayah Kabupaten Berau, dari tanggal 12 Januari sampai 24 Januari 2020.

“BBM yang paling banyak diamankan adalah solar dengan total 12.900 liter oleh Polsek jajaran. Sedangkan BBM jenis premium yang berhasil diamankan sebesar 1825 liter,” lanjutnya.

BBM paling banyak diamankan di Polsek Tabalar dengan total 7 ton solar, menyusul Polsek Gunung Tabur yang mengamankan 2120 liter solar, lalu Polsek Talisayan ada 2000 liter solar.

Barang tersebut didapat para pelaku dari kapal maupun mobil pengangkut BBM yang kemudian dibeli oleh para pelaku, lalu dijual kembali atau ditimbun.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku terancam Pasal 53 huruf c dan d Jo Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dengan pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 60 miliar.

Tampung 6 Ton Solar, JA Dibekuk Polisi

Kerap mendapat laporan terkait bongkar muat BBM dari masyarakat, Polsek Tabalar kemudian melaksanakan patroli di sejumlah tempat. Dari penyelidikan tersebut, ditemukan BBM jenis solar dari rumah seorang warga di Kampung Tabalar Muara, Tabalar pada Rabu (15/1/2020) sore.

Kapolsek Tabalar Iptu Ridwan Harahap menjelaskan pihaknya menemukan 15 drum ukuran 200 liter dan 3 profil tank ukuran 1000 liter yang semuanya berisi solar di rumah JA (34).

“Saat kami lakukan penggeledahan, ditemukan belasan drum dan 3 profil tank di rumah JA yang semua nya berisi bbm jenis solar dengan total bahan bakar adalah 6000 liter atau 6 ton,” ungkap Iptu Ridwan.

Dalam keterangannya JA mengatakan solar tersebut selain ditampungya juga di jual kepada masyarakat sekitar.

“Solar tersebut tidak hanya ditampung untuk digunakannya sendiri. Namun juga dijual secara eceran kepada masyarakt maupun kepada pengetap untuk di jual kembali,” jelas Iptu Ridwan.

Iptu Ridwan juga menyampaikan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan peredaran bbm tersebut yang kemungkinan tidak hanya beredar sekitar Tabalar saja.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebaran solar dan dari mana JA mendapat pasokan bbm sedemikian banyak,” ujar Iptu Ridwan.

Atas perbuatannya tersebut, JA terancam Pasal 53 huruf c dan d Jo Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“JA terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 60 miliar,” ujarnya.

Membantu Kepada Sesama, Polres Berau Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Asrama Segara Balikpapan

Kebakaran yang terjadi di Asrama Segara Balikpapan pada Sabtu (11/1/2020) lalu membakar belasan rumah tersebut masih menyisakan duka yang mendalam. Hal ini membuat masyarakat serta institusi Polri dan dinas terkait bersimpati terkait musibah tersebut.

Kerugian yang ditaksir miliyaran rupiah tersebut membuat jajaran personel Polres Berau untuk membantu.

Kabag Ren Polres Berau Kompol Winarto yang mewakili Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada para korban kebakaran pada Kamis (16/1/2020)

“Bantuan tersebut merupakan hasil dari donasi seluruh personel Polres Berau dan Bhayangkari Cabang Berau,” ujar Kompol Winarto.

Kompol Winarto juga didampingi oleh Ny. Rini Winarto sebagai perwakilan dari PC Bhayangkari Cabang Berau, Kasat Sabhara AKP Akbar Pontoh, Kasikeu Aipda Catur dan 7 personel Polres Berau lainnya.

Kompol Winarto berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran.

“Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan kepada para korban kebakaran,” tutur Kompol Winarto.

40,986 Gram Sabu Dimusnahkan

Polresberau.net – Polres Berau dan jajaran melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil penangkapan dari bulan November lalu hingga Desember 2019 di Ruang Konferensi Pers Polres Berau pada Rabu (15/1/2020).

Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Berau. Barang bukti yang dimusnahkan adalah sabu-sabu dengan berat total 40,986 gram yang di dapat dari 26 tersangka dengan 22 kasus yang berbeda.

“Barang bukti ini didapat dari hasil Operasi Antik yang dilaksanakan selama bulan November dan Desember 2019, ditambah dengan giat operasi rutin yang dijalankan Satresnarkoba Polres Berau,” ujar Iptu Suwarno.

Iptu Suwarno mengatakan kegiatan ini juga sebagai pemicu untuk meningkatkan pengungkapan peredaran Narkoba.

“Tentunya ini sebagai pemicu bagi kami di Polres Beau untuk lebih banyak lagi pengungkapan terkait dengan peredaran dan jaringan Narkoba,” ucap Iptu Suwarno.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku terancam Pasal 112 ayat (1), pasal 114 (1) dan (2) atau Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Atas perbuatannya tersebut, para pelaku terancam hukuman diatas 10 tahun penjara dan denda diatas Rp 8 miliar,” ungkapnya.

Dalam tambahannya Iptu Suwarno mengingatkan bahwa masih ada hal yang lebih penting selain melakukan penindakan yaitu melakukan pencegahan dini.

“Yang penting lagi upaya pencegahan, yang namanya pencegahan ini kita memerlukan dukungan tidak hanya kepolisian, kita butuh ulama, pemerintah kota, maupun peran serta masyarakat,” tegasnya. (*)

Kasat Binmas Polres Berau Diserahterimakan

TANJUNG REDEB – Jabatan Kasat Binmas Polres Berau kini berpindah sejak u&pacara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Gedung Widargo Polres Berau pada Selasa (14/1/2020) pagi.

Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo. AKP Sumarlik Akup yang sebelumnya Kasat Binmas Polres Berau dimutasikan ke SPN Polda Kaltim. Sedangkan AKP Juhari yang sebelumnya Kasat Binmas Polres Penajam Paser Utara menjadi Kasat Binmas Polres Berau.

Kapolres Berau menyampaikan proses mutasi atau pergantian jabatan ini tidak terjadi begitu saja, karena tanpa kerja keras dan prestasi kerja yang baik hal tersebut tidak akan dapat dicapai dan diraih. Maka dari itu, jabatan yang diberikan oleh pimpinan adalah suatu kepercayaan, penghargaan dan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada AKP Sumarlik Akup yang telah mengabdi dan mengemban tugas serta jabatan sebagai Kasat Binmas Polres Berau. Dan selamat atas jabatan barunya sebagai Paur 1 Bagjarlat SPN Polda Kaltim,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan selamat datang kepada AKP Juhari atas jabatan barunya sebagai Kasat Binmas Polres Berau.

“Selamat atas jabatan baru saudara sebagai Kasat Binmas Polres Berau. Saudara yang sebelumnya juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Penajam Paser Utara dan saat ini juga dipercaya untuk menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Berau, saya yakin dan percaya dengan pengalaman saudara selama ini, tentunya saudara tidak mengalami kesulitan untuk melaksanakan tugas tersebut,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan Satbinmas bertugas melaksanakan pembinaan masyarakat yang meliputi kegiatan penyuluhan masyarakat, pemberdayaan perpolisian masyarakat (polmas) melaksanakan koordinasi, pengawasan dan pembinaan terhadap bentuk bentuk pengamanan swakarsa (pam swakarsa), kepolisian khusus (polsus), serta kegiatan kerja sama dengan oganisasi, lembaga, instansi, dan atau tokoh masyarakat guna peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan perundang-undangan serta terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sukseskan Program Polri Peduli Penghijauan, Polres Berau Tanam 5 Ribu Pohon

Polres Berau dan jajaran turut serta menyukseskan program Polri Peduli Penghijauan dengan menanam 5000 bibit dari berbagai jenis pohon di Berau Training Centre (BTC) Jl. Raja Alam II tanjung Redeb, Juat (10/1/2020).

Kegiatan ini dimulai dengan penanaman pohon oleh Wakil Bupati Berau Agus Tantomo yang kemudian dilanjutkan oleh Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo, yang selanjutnya diikuti oleh seluruh unsur forkopimda dan peserta penanaman pohon lainnya.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan, tujuan dari penanaman pohon tersebut dalam rangka menyukseskan program Polri peduli lingkungan. Penanaman pohon jajaran Polres Berau sendiri telah berlangsung sejak 2 Januari.

“Penghijauan ini dilakukan serentak se Indonesia baik Polda maupun Polres dan Polsek termasuk di Berau,” kata Kapolres Berau. Jajaran Polsek Berau dianjurkan menanam pohon sedikitnya seratus pohon di wilayah hukum masing-masing.

“Semoga ini tetap kita laksanakan dan setelah itu bertahap kita cek pohon yang kita tanam apakah ini sudah tinggi atau bagaimana,” pungkasnya. Menurut Kapolres dalam penanaman pohon berikutya akan koordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan lokasi penanaman.

Penanaman 5 ribu pohon tersebut dihadiri Wakil Bupati Agus Tantomo, Kejari Berau dan sejumlah tamu undangan serta ibu-ibu Bhayangkari Aksi Kapolres Berau juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Berau Agus Tantomo.

Penghijauan, Polres Berau Tanam Pohon

Polresberau.net – Menanam pohon adalah salah satu wujud sumbangsih kita terhadap kelangsungan ekosistem di bumi ini, karena dengan penghijauan udara di sekitar kita akan menjadi bersih, karena pohon merupakan penghasil oksigen yang kita butuhkan untuk bernafas.

Untuk itu, Polres Berau yang dipimpin langsung Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning W., S.I.K melaksanakan kegiatan menanam bibit pohon di Lahan Puskesmas Gunung Tabur, Kamis (02/01/2020).

Kapolres Berau disela- sela kegiatan mengatakan, bahwa penanaman bibit pohon di bertujuan untuk melakukan penghijauan. Sebab dengan program penghijauan ini udara disekitar akan menjadi lebih segar dan dapat mengurangi polusi udara.

“Kami tanam pohon untuk penghijauan, karena dengan penghijauan ini udara akan menjadi lebih segar,” ujarnya.

Cegah Abrasi Pantai, Polres Berau Tanam Pohon Kelapa

Polresberau.net – Polres Berau bersama dengan warga melakukan penanaman pohon kelapa di sekitar Pantai Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, Jumat (3/1/2020). Penanaman dilakukan guna mencegah terjadinya abrasi.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan, gelombang laut di Pantai Pulau Derawan ini cukup tinggi dan menyebabkan abrasi di sekitar pantai. Sehingga muka pantai semakin menjorok ke daratan. Untuk itu Polres Berau bersama Polsek Pulau Derawan menggandeng warga untuk melakukan beberapa upaya pencegahan abrasi, salah satunya dengan melakukan penanaman pohon kelapa.

Dengan penanaman pohon kelapa ini, diharapkan bisa mengurangi risiko adanya gelombang pantai, abrasi, dan tsunami. Sehingga masyarakat sekitar bisa tetap merasa aman. Selain itu juga lebih menghijaukan sekitar Pantai Pulau Derawan.

Peduli Penghijauan, Polres Berau Tanam Pohon

Polresberau.net – Polres Berau bersama dengan warga melakukan penanaman pohon kelapa dan ketapang di sekitar Pantai Pulau Maratua, Kecamatan Maratua, Sabtu (4/1/2020). Penanaman dilakukan guna mencegah terjadinya abrasi.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan, gelombang laut di Pantai Pulau Maratua ini cukup tinggi dan menyebabkan abrasi di sekitar pantai. Sehingga muka pantai semakin menjorok ke daratan. Untuk itu Polres Berau bersama Polsek Maratua menggandeng warga untuk melakukan beberapa upaya pencegahan abrasi, salah satunya dengan melakukan penanaman pohon kelapa dan ketapang.

Dengan penanaman pohon ini, diharapkan bisa mengurangi risiko adanya gelombang pantai, abrasi, dan tsunami. Sehingga masyarakat sekitar bisa tetap merasa aman. Selain itu juga lebih menghijaukan sekitar Pantai Pulau Maratua .