Dikira Karena Corona, Saat Rapid Test Hasil Negatif, Kapolsek Gunung Tabur: Penanganan Tetap Covid-19 Dan Himbau Warga Tak Mudah Percaya Berita Hoaks

BERAUTODAY, GUNUNG TABUR – Aktivitas yang lalu lintas di poros Berau-Bulungan tampak tidak seperti biasanya. Hal tersebut disebabkan adanya truk tangki BBM yang berhenti di tengah jalan penghubung antara Provinsi Kaltim dan Kaltara tersebut, Selasa (5/5) sekitar pukul 13.00 wita.

Mobil tiba-tiba berhenti lantaran sopir yang bernama Aris(53) meninggal secara mendadak di dalam truk yang dikendarainya. Kejadian itu pun sempat viral di sejumlah grup media sosial khususnya WhatsApp, karena kematiannya di kaitkan dengan Covid-19 (coronavirus disease).

Kapolsek Gunung Tabur Iptu Kasiyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun belum diketahui penyebab korban meninggal.

“Kejadiannya di sekitar kilometer 45. Informasinya korban tiba-tiba pingsan dan terbaring di tempatnya duduk. Kernetnya pun langsung menarik rem tangan , dan truk berhenti di tengah jalan,” jelasnya.

Beruntung pada saat kejadian tersebut truk dalam keadaan jalan lambat. Sehingga bisa meminimalisir adanya kecelakaan lalu lintas.

Saat kejadian, warga sekitar atau pengendara yang melintas tidak berani melakukan evakuasi dan khawatir terkena virus Corona.

“Tidak ada yang berani mendekat, semua menunggu tim medis. Saat tim medis datang, langsung di bawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban pernah mengeluh sakit di bagian dada.

“Dugaan dari tim medis adalah karena jantung. Karena saat sebelum dilakukan pemulasaran, korban sempat dilakukan rapid test dan hasilnya negatif,” bebernya.

Pemulasaran dilakukan sesuai dengan standar penanganan Covid-19, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak-tidak.

“Usai pemulasaran, korban dibawa ke kediaman korban,” ujarnya.

Iptu Kasiyono menghimbau warga agar jangan terlalu panik dan langsung percaya dengan berita yang beredar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah penyebaran berita hoaks terutama ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Kami himbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dalam menyikapi berita yang beredar yang kita belum tahu kebenarannya. Terutama di saat wabah ini, berita hoaks hanya akan menambah rasa khawatir masyarakat,” tuturnya.

Polres Berau Kembali Bagikan Masker

BERAUTODAY, TANJUNG REDEB – Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Personel Polres Berau kembali melaksanakan giat pembagian masker di pedagang Jl. Milono, Tanjung Redeb, pada Selasa (5/5).

Kasat Binmas AKP Juhari mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 ini, pemakaian masker sangat penting, bukan hanya untuk orang sakit saja, tapi juga untuk mereka yang sehat.

“Masker yang kami bagikan adalah masker kain. Ada sekitar 200 masker yang kami bagikan di pasar, dengan sasarannya adalah para pedagang, buruh pasar, anak-anak serta masyarakat yang tinggal di sekitar pasar,” ungkapnya.

Lanjut AKP Juhari, penggunaan masker ini penting sebab penyebaran Covid-19 begitu masif saat ini. Ini artinya, virus corona bisa menyebar di antara orang yang berinteraksi dengan jarak dekat, misalnya saat berbincang-bincang, saat batuk atau saat bersin, bahkan mereka yang tidak mengidap gejalanya.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita disarankan untuk menggunakan masker demi menekan penyebaran virus corona. Apalagi saat ini sudah ada transmisi lokal di Berau, kita harus lebih waspada,” ujarnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini Polres Berau dan jajaran terus melakukan bakti sosial. Selain pembagian masker, pihaknya juga melakukan pembagian sembako dan makanan siap saji yang rutin setiap hari.

“Kami terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini juga sebagai bakti pelayanan kami kepada masyarakat,” ungkapnya.

AKP Juhari juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan serta tidak mudah percaya dengan berita terkait virus corona yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Selalu jaga kesehatan. Gunakan masker jika keluar rumah dan senantiasa cuci tangan usai beraktivitas,” tuturnya.