Jurnalis Berau Ajak Masyarakat jaga Kondusifitas Jelang Pelantikan

TANJUNG REDEB – Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 yang akan diadakan di Gedung Nusantara, Komplek MPR RI, Jakarta, pada 20 Oktober mendatang, sejumlah tokoh di Berau mengajak masyarakat menjaga kekhidmatan acara pelantikan presiden dan wakil presiden. Salah satunya dari Jurnalis kab. Berau Ferry Setiawan, dirinya mengajak seluruh masyarakat Berau untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Berau untuk kesuksesan acara pelantikan yang menjadi babak terakhir dalam rangkaian panjang Pemilu 2019.

“Kami menolak adanya unjuk rasa yang anarkis, aksi terorisme dan mendukung penuh pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih berjalan dengan lancar,” ujar Ferry.

Menurutnya, proses pelantikan presiden dan wakil presiden harus berlangsung tertib, aman dan khidmat. Karena keberhasilan acara tersebut akan menjadi pesan damai Indonesia untuk dunia. Adri juga mengajak kepada seluruh masyarakat Berau untuk saling bahu-membahu untuk ikut serta dalam menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Berau untuk menjaga kondusifitas wilayah selama masa pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih,” tuturnya.

Penanaman 1000 Pohon oleh Polres Berau

Penanaman mangrove oleh Kapolres Berau


PULAU DERAWAN – Masih dalam suasana Hari Bhayangkara ke-73, Polres Berau melaksanakan kegiatan Penanaman 1000 Pohon Mangrove di Tempat Wisata mangrove Tanjung Batu, Pulau Derawan pada Selasa(23/7) siang.

Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-67 tahun 2019 yang dilaksanakan secara live bersamaan dengan Penanaman Pohon Mangrove di Balikpapan yang dilaksanakan oleh Ketua Umum Bhayangkari Ny. Tri Tito Karnavian, OASE, Pengurus Pusat Bhayangkari dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur.


Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.IK ini juga dihadiri oleh PJU Polres Berau, Kapolsek Jajaran Polres Berau, Bhayangkari Cabang Berau, Camat Pulau Derawan, Satuan Kerja Pemerintahan Pulau Derawan, Danramil Tanjung Batu, perwakilan perusahaan, para Kepala Kampung dan staff Kec. Pulau Derawan, Organisasi kepemudaan Pulau Derawan, serta para pelajar dan mahasiswa di Pulau Derawan.


Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.IK menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisasi terjadinya erosi dan abrasi pantai, ini juga sebagai bentuk bahwa kepolisian juga peduli akan keseimbangan alam.
“Satu pohon(mangrove) yang kita tanam hari ini, terdapat ribuan harapan yang menyertainya. Salah satunya agar anak-cucu kita bisa menikmati hasil yang diberikan dari pohon ini,” ujar Kapolres.

Tolak Beroperasi di Berau, FPSB Datangi Bupati

TANJUNG REDEB – Usai melaksanakan demo pada Minggu (21/7) lalu. Penolakan warga terhadap toko swalayan nasional tersebut terus berlanjut dengan melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Berau dan dinas terkait di Ruang Kakaban Gedung Pemkab Berau pada Selasa(23/7) sore. Beberapa perwakilan dari toko swalayan lokal serta HIPMI Berau hadir dalam pertemuan ini.


Perwakilan dari UMKM Berau, Yozzie Prize Avidar menuturkan merasa belum perlu menambah toko swalayan sebanyak 10 titik dan itu bersamaan. Kebutuhan dari masyarakat sudah tercukupi dengan toko swalayan yang ada sekarang. Andai hanya ditambah satu, itu bukan masalah. Karena tidak ingin menghalangi datangnya investor ke Bumi Batiwakkal.


“Berbeda bagi pelaku UMKM karena tidak akan pernah bisa memasukkan produknya ke toko swalayan tersebut. Karena ada minimal penitipan yang harus dipenuhi UMKM tersebut. Berbeda dengan toko swalayan lokal, produk kami bisa diterima untuk dimasukkan ke tokonya,” ujar Yozzie.


Datu Kesuma dari Dinas Perizinan Kabupaten Berau menjelaskan perihal masalah dari perizinan toko swalayan tersebut. Meski sudah mengantongi Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS), tapi tentu dengan beberapa persayaratan yang harus dipenuhi. Namun ada beberapa perijinan yang belum terpenuhi.


Dinas Perizinan berencana akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan toko swalayan tersebut, karena sampai saat ini belum ada pertemuan antara Dinas Perizinan dengan pihak pemilik toko swalayan nasional tersebut. Yang ada hanya sekedar pertemuan dengan orang-orang lapangannya.


Usai pertemuan, saat diwawancara Bupati Berau Muharram menyampaikan dirinya tidak bisa langsung menolak ataupun menyetujui dibukanya toko swalayan tersebut tanpa adanya landasan hukum dan juga belum ada pertemuan dengan pihak toko swalayan nasional tersebut. Menurutnya, masalah ini perlu dikaji dan dipelajari dulu.


“Kalau masalah merugikan daerah sih nggak, ya. Tapi lebih ke keluhan dan toko lokal yang mempengaruhi eksistensi mereka, di sisi lain toko swalayan nasional itu juga harga barangnya relatif murah, pada akhirnya bisa membunuh pedagang kecil. Termasuk apakah bisa produk lokal bisa dimasukkan disitu, supaya bisa jadi penyalurnya juga gitu” ujar Muharram.

Himbau Warga Hadapi Curanmor

ilustrasi curanmor

TANJUNG REDEB – Kejadian pencurian terutama pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tidak bisa di prediksikan kapan dan dimana terjadinya. Maka dari itu Kepolisian Resor Berau gencar memberi himbauan dalam rangka pencegahan curanmor dengan menyebarkan himbauan di media-media maupun langsung mendatangi warganya.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono menyampaikan himbauan ini untuk mengajak masyarakat agar waspada pada kegiatan curanmor disekitar mereka dan bisa menjadi polisi bagi diri sendiri. Kapolres juga mengajak masyarakat agar menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

“Jangan parkir kendaraan anda di sembarang tempat, pasang kunci ganda dan gembok motor anda, serta parkirlah kendaraan anda di tempat yang ada petugas parkirnya,” himbaunya.

Polres Berau Gelar Kerja Bakti

POLRES BERAU – Rabu (26/6) pagi, Polres Berau melaksanakan kegiatan kerja bakti dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019. Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.IK dan dihadiri oleh Wakapolres Berau Kompol Slamet Ramelan, S.IK, SH, MH., Kapolsek Teluk Bayur AKP Suradi, PJU Polres Berau, serta seluruh personil Polres Berau dan Polsek Teluk Bayur.

TMP Wijaya Kusuma di Kelurahan Sei Bedungun, Tanjung Redeb dan Pasar Sanggam Adji Dilayas di Kelurahan Rinding, Teluk Bayur menjadi sasaran Polres Berau saat melaksanakan kerja bakti. Seluruh personil Polres Berau bergotong – royong membersihkan TMP dan Pasar dari sampah-sampah yang berserakan.

Kepala Pasar Sanggam Adji Dilayas Najamudin mengapresiasi seluruh personil Polres Berau maupun Polsek Teluk Bayur karena telah membantu petugas kebersihan membersihkan seisi pasar. “Terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu petugas membersihkan pasar, sehingga lebih sedap dipandang mata” ujarnya.

Polres Berau Gelar Donor Darah, Bagian dari HUT Bhayangkara Ke-73

TANJUNG REDEB – Meramaikan Hari Bhayangkara ke-73, Polres Berau mengadakan Bhakti Kesehatan Donor Darah pada Selasa (25/6) pagi. Kegiatan ini bukan sekedar untuk kesehatan saja, namun juga untuk kepentingan sosial.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.IK melalui Paur Kes Polres Berau Dr. Mawar menyampaikan kegiatan ini bertujuan bukan hanya untuk sekedar kesehatan para pendonor saja, namun juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan berupa donor darah.

“Kami bekerja sama dengan PMI Kab. Berau dalam giat donor darah ini. Kami berharap kegiatan ini bisa turut membantu mereka yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Donor darah ini diikuti oleh PJU Polres Berau, Anggota Polres Berau, Brimob Kompi 3 Batalyon C, Kodim 0902/TRD, Bhayangkari Cab. Berau dan masyarakat sekitar.

Polres Berau Gelar Khitanan Massal

TANJUNG REDEB – Sabtu (22/6) pagi, suasana di Gedung Widargo Polres Berau terlihat ramai dengan kedatangan para orangtua yang membawa anak laki-lakinya. Mereka datang untuk mengikuti bakti Kesehatan Khitanan Massal yang diselenggarakan Polres Berau dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73. Ada puluhan anak yang di khitan dalam kegiatan ini

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono menyampaikan kegiatan sunatan massal ini diharap bisa membantu para orangtua meringankan beban biaya untuk khitanan anaknya karena biaya untuk khitan yang mahal. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Berau, IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Indonesia), dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Berau

“Kami berencana mengadakan ini (khitanan massal, red) setiap tahun. Target utama kami adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Kapolres.

Di lain kesempatan, Ketua Baznas Berau Rajudin Abdurrahman menyatakan kegiatan ini selain untuk membantu Polres juga merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan Baznas yaitu Program Peduli

“Program Peduli adalah program khusus untuk fakir miskin dan orang yang tidak punya yang mana biaya sunatan ini mahal jika memakai biaya pribadi. Maka dari itu Baznas membantu dengan menyediakan sarung, kopiah, konsumsi, dan lainnya,” imbuhnya. (*)

Usai Isi BBM, Mobil Ini Terbakar di SPBU

Mobil Sedan yang terbakar Rabu (19/6) sore di SPBU.

TANJUNG REDEB – Sebuah mobil sedan terbakar di SPBU jalan H. Isa III pada pukul 15.00 wita saat melakukan isi ulang bahan bakar pada Rabu (19/6) sore tadi.
 
Menurut keterangan saksi, Siti Aminah mengatakan saat dirinya sedang antre bersama mobil tersebut sudah ada percikan dan sudah di beritahu oleh pengisi bahan namun tidak dihiraukannya, tak berselang lama setelah itu terdengar ledakan.
 
“Ada terdengar ledakan, habis itu mobilnya terbakar tiba-tida dan pemilik mobil tersebut kabur dengan mobilnya satu lagi gak tau kemana dan kena luka bakar di bagian lengan kanannya,” terang Siti.
 
Mendengar ledakan tersebut, beberapa warga sontak langsung menjauhkan mobil dengan menariknya keluar SPBU dengan tali kabel dan malah menabrak motor milik Sudi yang terparkir di dekat jalan keluar SPBU yang kemudian kembali meledak.
 
“Langsung ditarik cepat karena takut merambah ke alat pengisi BBM. Saat itu petugas dan warga berupaya memadamkan api sambil menunggu pemadam datang,” ujarnya.
 
Ada beberapa unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api, pasir juga turut disiramkan ke mobil. Sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Atas kejadian ini, satu unit motor dan satu unit mobil sedan Toyota Corolla KT 1714 G yang belum diketahui siapa pemiliknya ini hangus terbakar. (*)

Di Tinggal Ke Pasar, Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran di Gunung Tabur pada Senin malam

GUNUNG TABUR – Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 Wita, Senin malam (17/6). Amukan si jago merah tersebut menghanguskan satu rumah warga atas nama Rini Marlina yang berada di Jalan Bulungan, RT 8 Kelurahan Gunung Tabur.

Kebakaran diketahui saat seorang warga melihat ada kobaran api dari belakang rumah Rini, lalu teriak ada kebakaran. “Saat kebakaran memang rumah sedang kosong, karena ditinggal ke pasar,” terang Ernawati yang bertetangga dengan korban.

Sejumlah unit mobil kebakaran diturunkan, bahkan tidak sedikit warga yang ikut membantu untuk memadamkan api, namun tidak dapat menyelamatkan rumah dari amukan si jago merah.
“Tidak ada yang bisa diselamatkan, semua habis terbakar,” ujarnya.

Lebih lanjut Erna mengatakan, api juga nyaris membakar rumah milik Ahmad Fad yang berada di sebelah rumah korban. Kebetulan rumah tersebut juga dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya ke Samarinda. Namun, masyarakat terpaksa mendobraj jendela rumah Ahmad Fadil dan mengeluarkan barang-barang berharganya, untuk mengantisipasi kebakaran terus meluas.

Beruntunng, api berhasil di jinakkan dan tidak menyebar ke rumah lainnya berkat bantuan masyarakat dan respon cepat petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Tabur Ipda Agus Riadi mengatakan, api berasal dari belakang rumah, namun belum bisa dipastikan apa penyebabnya.
“Belum diketahui penyebab kebakaran ini, hingga saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” ungkapnya.

Akibat dari kebakaran ini, satu rumah beserta isinya habis dilalap api dan menderita kerugian sebesar Rp 350.000.000,- .(*)